Tuesday, December 12, 2017

Keliling Bali Dengan Modal 500 Ribuan Bisa Lho!

Keliling Bali Dengan Modal 500 Ribuan Bisa Lho!

Beberapa waktu lalu, yaitu akhir november 2017. Saya berkesempatan mengunjungi pulau dewata Bali. Alhamdulillah untuk pertama kalinya menginjakan kaki di tempat yang cukup di idam-idamkan banyak orang.

Perjalanan membuat saya excited karena itu adalah perjalanan lintas pulau pertama saya selama jadi 'tukang ulin' (orang yang seneng maen). Maklum maennya kurang jauh :D.

Tak bisa dipungkiri, pulau dewata Bali masih menjadi destinasi wisata incaran banyak orang karena eksistensi nya. Bukan hanya para backpacker yang gemar menjelajah, Bali juga cocok untuk berwisata keluarga. Itulah kenapa Bali selalu menjadi tempat pilihan semua kalangan untuk berkunjung, bahkan mungkin menjadi tempat paling terfavorite di Indonesia. Karena selain menjadi incaran masyarakat lokal, sudah bukan rahasia lagi Bali juga sangat diminati oleh wisatawan mancanegara.

Hal yang pertama terbesit dalam pikiran kita (sebagai orang awam) ketika ingin berwisata ke Bali pasti soal budget. Tempat gemerlap yang hanya cocok untuk orang-orang kelas atas, kesana harus banyak uang, di Bali mahal-mahal, bingung disana ngapain-mau sih-tapi uangnya dikit, dan lain-lain.

Itupun yang ada di pikirkan saya sejak dulu. Gak kefikiran juga akan kesana dan mencari tau cara kesana. Nanti aja ke Bali nya kalau dapet undian ale-ale hahaha.

Sejak saya mulai banyak berinteraksi dengan teman-teman yang sehobi, yang ilmu dan pengalamannya sudah malang melintang. hasrat ingin pergi pun semakin membuncah. Sedikit-demi-sedikit mulai tercerahkan dan ada gambaran tentang Bali dan cara mudah kesana. Dengan modal nekat (dan tentunya dengan modal duit :p) akhirnya saya berangkat juga. Pung....

Saya akan share A – Z perjalanan saya, Insyaa Allah. Supaya temen-temen yang ingin mencoba juga bisa ada gambaran sedikit. Mengenai budget, akomodasi, tujuan-tujuan wisata yang pastinya akan panjang lebar. Di akhir cerita (jika sempat), saya akan bocorkan total pengeluaran saya selama di Bali 5D4N. Simak ya..

Siap?

Saya pergi bersama teman-teman sekaligus sahabat saya, total kita pergi ber-7. Dimulai saat saya mendapatkan info promo tiket pesawat, rencana pergi pun tiba-tiba saja deal di tengah obrolan kami. Benar-benar tanpa perencanaan yang panjang. Meskipun serba mendadak, semenjak tiket pesawat sudah fix & issued mulailah dibuat perencanaan. Kurang lebih hanya punya waktu 2 mingguan dari rencana sampai waktu keberangkatan.

Perencanaan cukup matang, initerary tersusun mantap. Kami tidak sembarangan pergi dengan dalih 'kumaha engke' (gimana entar aja). Daripada kerepotan sendiri kan.

Apalagi kami pergi bukan untuk hedon/buang-buang uang. Niat bulat untuk backpackeran, dengan biaya seminim mungkin tetapi ingin mendapat fasilitas senyaman mungkin. Bisa toh? Pasti bisa asal mau.

Perjalanan dimulai hari selasa, 21 Nov 2017. Kami mendapatkan penerbangan malam yaitu pukul 8 malam. Keuntungan untuk kami terbang malam hari, karena posisi tempat tinggal yang cukup jauh dari Bandara. Perjalanan dari rumah kami mulai siang hari, agar lebih santai. Pun, karena kami ingin menggunakan kereta api supaya lebih nyaman.

Maklum, perjalanan darat menggunakan mobil dari Sukabumi ke Bogor & Jakarta cukup menguras tenaga dan emosi. Macetnyaaaa.. Belum dibeberapa titik sedang ada perbaikan jalan, membuat perjalanan akan semakin mandet dan melelahkan.

Dengan kereta api perjalananan lebih lancar. Meskipun harus sedikit repot gonta- ganti armada untuk sampai ke bandara. Tak masalah bagi kami. Backpackeran mah harus kuat dan berani (selain harus rajin menabung).

Bahkan kami dengan lancang mencoba ke Bandara dengan KRL / Commuter Line. Moda transportasi yang tidak direkomendasikan oleh orang-orang, karena 1 dan lain hal. Dimana kebanyakan orang akan lebih suka pergi dengan DAMRI, kendaraan andalan bandara yang terjamin ketepatan dan kecepatan waktunya.

Keliling Bali Dengan Modal 500 Ribuan Bisa Lho!Perjalanan dengan KRL. Estafet menuju Bandara Soekarno Hatta

Tapi ya itu. Dengan pertimbangan waktu pergi yang lebih santai, akhirnya kami pun berhasil sampai tujuan tepat waktu. Bhkan jauh lebih cepat dari ekspektasi, dan (yang paling penting) dengan biaya yang lebih hemat.
Saya akan share soal ini di artikel berikutnya, Insyaa Allah.

Singkat cerita terbang lah kami sekitar pukul setengah 9 malam WIB. Penerbangan kurang dari 2 jam dan sampai di Bandara Bali sekitar pukul 11 WITA.

Keliling Bali Dengan Modal 500 Ribuan Bisa Lho!Tiba di Bandara International I Gusti Ngurah Rai

Oh ya, tujuan kami bukan hanya di Bali. Tapi kami juga akan mengunjungi Nusa Penida Island. Pulau kecil yang ada di Bali yang sedang jadi sorotan keberadaan dan keindahannya di kalangan temen-temen backpacker. Bahkan untuk kami (lebih tepatnya saya pribadi), saya lebih tertarik dan penasaran untuk kesana daripada berwisata di Bali itu sendiri. Ya meskipun ingin juga, karena ini kan pengalaman pertama datang ke Bali.

Untuk malam pertama (malam kedatangan) kami menginap di rumah singgah. Yaitu Rumah Singgah Selem Manis, salah satu rumah singgah yang ada di Bali. Pertimbangan untuk mampir ke Rumah Singgah karena hari sudah larut, dan untuk menyewa kamar / penginapan rasanya sayang. Dikarenakan, rencananya kami akan lanjut perjalanan pagi-pagi sekali besoknya.

Untuk menginap di rumah singgah itu tanpa dipungut biaya ya. Biasanya rumah singgah selalu ada di setiap kota kalau kamu mau cari. Jadi kalau sedang kepepet kita bisa singgah untuk bermalam, GRATIS. Rumah Singgah Selem Manis sendiri lokasi nya agak lumayan jauh dari Bandara, tapi masih berada di kawasan kota Denpasar. Saya akan sertakan kontak pemiliknya di akhir cerita, mana tau teman-teman suatu waktu akan perlu.

Keliling Bali Dengan Modal 500 Ribuan Bisa Lho!Menyantap sarapan di rumah singgah bersama owner Bli Ketut

Dari bandara kedatangan kami di jemput oleh pemilik rumah singgah (bli Ketut). Yang mana, kami sudah janjian dan negosiasi untuk menyewa jasa jemput beliau. Berhubung kami juga rada kebingungan akan pergi dengan kendaraan apa dari bandara. Harga yang ditawarkan cukup baik, sehingga kami deal untuk dijemput saja.

Alternatif lain untuk keluar dari bandara, bisa menggunakan taksi bandara atau taxi online. Tapi saya sendiri tidak tau persis nya harus naik darimana. Untuk kendaraan umum seperti angkot, menurut info sangat jarang di Bali, apalagi tengah malam.

Sesuai itinerary, hari pertama saya bersama teman-teman langsung melanjutkan perjalanan ke Nusa Penida. Agak aneh untuk beberapa orang yang kami temui, yang mengetahui kami akan langsung ke Nusa Penida. "Ini kan kedatangan pertama ke Bali, boh gak penasaran buat explore Bali dulu". Katanya, biasanya orang akan mampir ke Penida itu ketika kunjungan ke-2 atau ke-3 ke Bali. Ini bisa-bisanya datang pertama kali langsung ngincer Nusa Penida hahaha.

Tapi kami sempatkan untuk mengunjungi tempat-tempat di Bali juga kok, semua sudah tersusun. Dari 3 hari jatah waktu, 1 hari kami habiskan di Nusa Penida dan 2 hari di Bali. "Biar sekali pergi gituloh bli, karena tidak tau kapan hari akan berkunjung lagi". Berharap kapan-kapan akan lagi, Aamiin, semoga.

Sebelum saya cerita mengenai perjalanan ke Nusa Penida. Saya akan share terlebih dahulu pengalaman kami di Bali. Informasi untuk teman-teman yang sudah tidak sabar ingin tau resep bagaimana berwisata di Bali dengan modal pas-pasan. Idealnya 500 ribuan saja. Bahkan mungkin gak sampai lho, kalau mau lebih berhemat.

Cara Menikmati Wisata di Bali dengan Budget 500 Ribuan

Sebetulnya jika tidak ingin ribet, banyak agen-agen tour atau paket wisata di Bali. Tinggal duduk manis, semua sudah ada yang atur. Tapi tentu biaya yang harus dikorbankan juga lebih tinggi. Sebagai backpacker atau pejuang liburan dengan modal pas-pasan, tentu sangat menghindari itu. Jadi, gimana biar 500 ribuan bisa keliling bali?

Keliling Bali Dengan Modal 500 Ribuan Bisa Lho!

Budget tersebut tentu tidak termasuk ongkos pesawat atau ongkos dari rumah ke Bali. Bagi yang belum tau, ke Bali bisa tanpa menggunakan pesawat lho. Yaitu menggunakan jalur darat & laut via Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Biaya akan lebih murah. Hanya cara itu tidak direkomendasikan, apalagi untuk liburan keluarga dan rencana liburan singkat. Karena waktu dan tenaga yang dikuras melalui jalur darat, benar-benar harus ekstra. Tapi untuk para backpacker, worth to try.

Kalau rajin dan mau berusaha, banyak tersedia promo tiket pesawat. Bisa tidak sampai 1 juta sudah bisa PP, seperti kami kemarin. Atau bahkan kalau kamu beruntung, hanya 500 ribuan saja sudah bisa naik pesawat. Waw. Zuperrr. Karena normalnya, jika pesan di loket atau aplikasi booking online, tiket ke Bali itu berkisar 1,2 – 1.5 Jutaan (Pergi-Pulang).

Oke, yuk kita mulai. Saran pertama untuk berhemat adalah pergi dengan teman. Ya, angan pergi sendiri, minimal berdua. Karena punya partner jalan juga bisa untuk menekan pengeluaran. Bisa sharecost untuk beberapa hal, seperti kendaraan, penginapan, dll.

1. Kendaraan
Untuk berhemat di Bali kita bisa menyewa kendaraan. Banyak sekali jasa rental kendaraan di Bali, berkisar 50-70rb/ 24 jam untuk motor. Sedangkan untuk mobil mulai 250-500rb.
Jika hanya berdua, saya sarankan menggunakan motor saja (kalau bisa mengendarainya). Saya akan berikan kontak rental motor di Bali yang recommended, yang saya gunakan kemarin (diakhir cerita nanti). Tarifnya 60rb/24 jam. Bisa di sharecost dengan partner jalan sehingga masing-masing hanya perlu mengeluarkan biaya 30rb/24 jam sudah bisa keliling kemana-mana.

2. Penginapan
Bali yang menjadi tujuan wisata nomer 1 di Indonesia sudah pasti banyak penginapan yang bisa kita sewa. Mulai dari hotel melati / hostel sampai hotel bintang berjejer di Bali. Di travel agent online pun kita bisa memilih ribuan hotel yang bisa di booking. Belum lagi banyaknya promo-promo yang kadang ditawarkan, memudahkan sekali untuk kita bisa menginap murah di Bali.
Untuk kita yang pergi dengan budget pas-pasan pilih saja hostel-hostel backpacker. Rata-rata paling murah di harga 50rb. Bisa pilih yang model dorm (asrama) atau kamar pribadi. Pilih yang sekiranya paling nyaman. Jika akan mencari-cari penginapan offline, datanglah ke sekitar Kuta – Legian. Banyak sekali penginapan murah di area tersebut.

3. Makanan
Untuk makanan, tidak akan terlalu pusing. Meskipun disana banyak dijual panganan non halal, tapi makanan halal juga banyak di jual. Di tiap sudut kota Bali banyak warung-warung jawa, warung padang, dll. Masakan-masakan yang familiar dengan lidah kita sehingga tidak akan kesulitan memilih menu.
Untuk harganya sendiri rata-rata paling murah di harga 15-20rb sekali makan. Kalau kalian mau lebih berhemat lagi, bisa makan nasi djinggo. Nasi rames yang dibungkus daun pisang, biasanya didalamnya dicampur dengan suiran ayam, tempe, kacang, telur, dll. Harganya 5000-7000 saja, tapi memang porsinya sedikit. Mungkin harus makan 2 bungkus, baru kenyang. Atau bahkan gak kenyang juga? Berarti harus 3-4 bungkus. Yaaah sama aja :(.

4.Tempat wisata pilihan
Berikut ini tempat-tempat wisata yang saya kunjungi ketika di Bali selama 2 hari. Saya coba rinci beserta tiket masuknya, untuk referensi teman-teman.

Jika temen-temen menginap di area Kuta atau Legian. Saya urutkan dari tempat terdekat dari situ, bisa ke:
# Pantai Kuta : Parkir kendaraan 2000
# Pantai Legian : Parkir kendaraan 2000
# Tanah Lot : tiket masuk 20.000/orang, kendaraan 3000/motor
# Pantai Pandawa : tiket masuk 8.000/orang, parkir gratis
# Pura Uluwatu : Tiket masuk 30.000/orang, kendaraan 2000/motor & 5000/mobil. Jika akan menyaksikan pertunujukan tari kecak (indoor) tiket 80-100rb (lupa).
# Pura Ulun Danu, Danau Beratan Bedugul : Tiket masuk 20.000/orang, parkir gratis.

Sebetulnya masih banyak tempat-tempat wisata lainnya. Deretan pantai di Bali banyak sekali. Tapi karena keterbatasan waktu, jadi kami hanya sempat berkunjung ke tempat-tempat diatas. Lagipula pantai sama saja pikir kami.

Tempat wisata lain yang cukup terkenal diantaranya: Pantai Sanur, Tanjung Benoa (Tempat Wahana Water Sport), Pantai Jimbaran, Pantai Seminyak, Pantai Dreamland, Pantai Uluwatu, Double Six Beach, Ubud, Dll.

Sekarang mari kita hitung biayanya. Saya asumsikan kalian datang ke tempat-tempat yang saya datangi di atas dan stay di Bali selama 2hari2malam.
1. Sewa motor sharecost 30rb/hari, dikali 2 hari 60.000
2. Penginapan 50rb/malam, dikali 2 malam 100.000
3. Makan 2x sehari dengan biaya max 20rb/sekali makan, dikali 2 hari 80.000
4. Retribusi / tiket masuk ke semua tempat wisata di atas kurang lebih 80.000
5. Parkir + Bensin untuk menuju ke tempat-tempat diatas selama 2 hari Max 50rb, sharecost dengan teman 25.000

TOTAL seluruhnya adalah 345.000 (sudah termasuk penginapan, akomodasi, makan, retribusi tempat wisata, dll).

Uwow, di Bali lho itu. Yang sepertinya serba mahal, yang sepertinya untuk orang-orang berduit. Ternyata kita bisa kesana dengan biaya yang masuk akal dan tidak membuat kantong meraung-raung. Ini bisa setengahnya, bahkan mungkin hanya beberapa persen dari biaya yang harus dikeluarkan dengan menyewa paket wisata. 500 ribu masih boleh jajan, atau dipakai keperluan lain. Jika anggota lebih banyak, biaya masih mungkin bisa ditekan lagi.

Gimana? Udah pengen ke Bali? Ini bukan racun, tapi sekali-sekali kamu harus kesana.

Keliling Bali Dengan Modal 500 Ribuan Bisa Lho!Danau Beratan, Bedugul. Lokasi seperti yang tercetak di uang 50.000 (Photo Credit by : Igniel)

Baiklah, mungkin saya cukupkan dulu cerita dan tips keliling bali dengan modal 500 ribuan.
Saking asyik cerita, sampai-sampai sudah kepanjangan di page ini. Semoga tidak membosankan ya, dan semoga ada manfaatnya.

Saya masih akan lanjutkan sharing pengalaman ke Nusa Penida di Artikel selanjutnya (klik disini). Juga jika masih mood nulis akan ada bonus rincian biaya beserta kontak-kontak orang penting. Ceileh..
Bukan kontak pak jokowi ya, orang penting untuk backpackeran ke Bali dan Nusa Penida maksudnya.

Budayakan Comment Setelah Membaca :)

Baca Juga

9 komentar

Ditunggu cerita tentang Nusa Penida-nya kak. Jangan kelamaan nulisnya. Udah gak sabar nih.

Iya siap kakak. Sabar, sabar. Masih cibukkk

Menyusul di artikel berikutnya :) thx sudah mampir

Share di bumiblogger ceuuuu ��������

Sewa motor murah di bali mulai 40k
www.sewamotormatic.com

Seru bacanya.. . Sepertinya bisa dicoba...