sqIus80d5VwRjHCsULqdp1Lmmq7jVxCChULbkU68
#1 Jelajah 3 Kota di Ujung Jawa Barat (Majalengka, Kuningan, Cirebon)

Iklan Billboard 970x250

#1 Jelajah 3 Kota di Ujung Jawa Barat (Majalengka, Kuningan, Cirebon)

Masih di Jawa Barat, kota tujuan perjalanan saya berikutnya adalah 3 kota di Ujung Jawa Barat sana. Ialah Majalengka, Kuningan dan Cirebon. Sebenarnya sudah dari lama ingin sekali mampir ke kota-kota yang berbatasan dengan Jawa Tengah itu. Terlebih Cirebon, salah satu gerbang Jawa Tengah dan sering kali dilewati kereta yang saya tumpangi kalau sedang melakukan perjalanan ke timur jawa. Rasanya ingin sekali mampir sejenak dan nyicip suasana kota Udang yang kebetulan belum pernah disinggahi sama sekali.


Ya, baik ke Cirebon, Majalengka ataupun Kuningan, ini adalah perjalanan pertama saya. Seumur-umur belum pernah kesana, jadi belum tau seperti apa disana. Tapi berkat informasi-informasi dari internet dan sharing teman-teman, sedikit banyak menjadi tau mengenai potensi wisata yang ternyata tidak kalah dengan kota-kota lain.

explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan

Saya punya waktu 3 hari untuk mengexplore 3 kota yang saling berdempetan itu. Memang tidak akan cukup jika menjelajah semuanya, setidaknya wisata-wisata andalan disana. Kemana saja saya selama 3 hari itu?

Wisata Alam di Kota Angin Majalengka

Perjalanan saya mulai hari rabu 13 November 2019, menumpang kereta Tegal Express dari Pasar Senen, Jakarta dengan pemberhentian di Stasiun Prujakan Cirebon. Sebenarnya Cirebon menjadi kota pertama yang saya datangi, namun karena panasnya kota ini membuat saya dan kawan-kawan kurang betah sehingga memilih melipir ke Majalengka dulu.

explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
Tiba di Stasiun Cirebon

Uh, ternyata Cirebon panasnya kebangetan ya. Mungkin karena berada di dataran rendah dan sangat dekat dengan pesisir pantai utara, sehingga panasnya sangat menyengat. Kalau kata kawan saya yang tinggal di Jakarta, panasnya lebih dari Jakarta. Hm, apa iya? Tanpa berfikir panjang, kita putuskan untuk explore Majalengka dulu.

Secara geografis kabupaten Majalengka berada di sebelah barat Cirebon. Sebelah utara Majalengka berbatasan dengan Indramayu, lalu Garut di selatan, dan Sumedang di batas sebelah barat. Jarak dari Cirebon ke perbatasan Majalengka hanya kurang lebih 1 jam saja. Kita menuju Majalengka dengan sepeda motor yang di sewa dari Cirebon. Mungkin teman-teman akan perlu, berikut kontak sewa motor di Cirebon yang saya pakai.

Oke Rental Cirebon : 0857-2419-8194

Desa Wisata Bantaragung, Panorama Sawah dengan View Gunung Ciremai

Tempat pertama yang saya datangi di Majalengka adalah Desa Wisata Bantaragung. Mengapa menjadi yang pertama? Karena di antara destinasi di list saya, lokasi ini paling dekat dari Cirebon. Kurang lebih hanya sekitar 1 jam, lewat sedikit saja dari perbatasan Cirebon - Majalengka atau gerbang selamat datang. Bantaragung merupakan sebuah desa di Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka yang diusulkan menjadi desa wisata oleh gubernur Jawa Barat karena kekayaan dan memiliki potensi yang luar biasa.

Salah satu andalan yang selalu menjadi tujuan wisatawan kesana adalah untuk menikmati panorama terasering sawah dengan background gunung tertinggi di Jawa Barat yaitu Ciremai. Di desa Bantaragung memang di dominasi oleh pesawahan yang sangat luas membentang dan menjadi pemandangan yang sangat indah. Untuk menuju kesana jika bingung, teman-teman bisa set di maps ke Ciboer Pas.

Ciboer Pas merupakan sebuah spot yang disiapkan untuk pengunjung menikmati panorama sawah di Bantaragung. Tapi sih kalau boleh bilang, spot foto kece dengan background gunung kurang bagus dari Ciboer Pas. Kita bisa explore sendiri dan mencari tempat yang bagus dengan background yang jelas. Kalau saya sih, dimana saja kelihatan bagus, disitu kita berhenti dan ambil foto hehehe.

explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
Ngasal berhenti disamping jalan karena melihat pemandangan bagus

explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
Kalau ini di blok Burujul. Kata orang salah satu spot terbaik ambil foto dengan view gunung yang bagus dan jelas

Blok Burujul itu letaknya sebelum ciboer Pas. Nanti ada belokan ke kanan memasuki jalan kecil sejenis gang (ada plangnya kecil dari kayu), atau tanya saja SMP 3 Sindangwangi. Bisa berhenti dekat SMP, dan lanjut ambil foto ke tengah sawah. Ada lagi rekomendasi spot lain selain disitu, yaitu dekat simpangan Curug Cipeuteuy. Kalau patokannya Ciboer Pas, ambil jalan lurus yang menuju Curug Cipeuteuy. Begitu pertigaan ke arah curug yang ditandai dengan gerbang dan kandang ayam, nah disitu lokasinya. Iya kandang ayam, patokannya itu saja. Orang Majalengka sana sering menyebut spot ini blok kandang ayam. Hahaha.

Oya, untuk berfoto di tempat-tempat tersebut tarifnya gratis. Saratnya sopan dan minta izin jika ada yang punya. Penduduk disana sangat ramah-ramah kok. Kecuali untuk di spot Ciboer Pas akan dikenakan tarif parkir, disitu ada pengurusnya. Tidak tau berapa, karena saat kesana sedang tidak ada yang jaga. Mungkin karena pagi-pagi dan weekday. Di Ciboer Pas ini terdapat fasilitas yang lumayan memadai, seperti kantin dan mushola.

Tips untuk teman-teman yang akan kesana pastikan datang pagi hari ya, agar masih segar dan cerah. Usahakan sepagi mungkin di bawah jam 8. Karena katanya kalau siang atau sore, view Gunung Ciremai akan tertutup kabut. Sayang sekali kan. Meski sebenarnya foto dengan view terasering sawah pun tidak kalah bagusnya.

Curug Cipeuteuy, Kolam Alami di Kaki Gunung Ciremai

Destinasi selanjutnya yang tidak kalah keren dari terasering sawah Bantaragung adalah Curug Cipeuteuy. Curug ini lokasinya tidak jauh dari terasering sawah Bantaragung atau dari Ciboer Pas. Jadi pas sekali jika mengunjungi keduanya dalam sekali jalan. Dari Ciboer Pas lurus saja, hanya sekitar 2KM atau sekitar 10 menit berkendara. Papan penunjuk sangat jelas sepanjang jalan menuju Curug.

explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
Pintu gerbang Curug Cipeuteuy
explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan

Ketika sudah menemukan gerbang pintu masuk seperti diatas, artinya kita sudah sampai. Disitu kita bisa memarkir kendaraan, lalu membayar tiket masuk sebesar 15.000/orang dan parkir 3.000/motor. Untuk lokasi curugnya masih harus berjalan kaki sedikit, hanya sekitar 500 meter dengan jalan yang landai.

Sesampai di lokasi curug, uh segar sekali. Udara khas pegunungan karena berada di kaki gunung yang bahkan sudah masuk pada zona Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Pohon-pohon menjulang tinggi membuat suasana menjadi sangat teduh. Di lokasi terdapat beberapa kolam yang airnya sangat jernih, langsung jatuh dari air terjun Cipeuteuy. Sebenarnya air terjun nya tidak terlalu besar, mungkin karena kemarau juga. Tapi airnya sangat bersih dan jernih juga dingin cocok untuk nyebur.

explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
kolam alami yang sangat jernih, airnya langsung dari curug

Memang, kalau ke curug cipeuteuy usahakan membawa baju ganti untuk berenang. Karena pasti sangat tergoda dengan kejernihan dan kesegeran airnya. Rata-rata pengujung yang kesana adalah untuk berenang. Disana juga sering dijadikan tempat liburan singkat / short escape keluarga, karena tempatnya ramah untuk anak dan lansia. Makanya tak heran ketika kesana banyak anak-anak, ibu-ibu, nenek-kakek. Hehe. Selain itu fasilitas lumayan lengkap, banyak gajebo untuk duduk-duduk sambil membuka bekal dari rumah, dibawah pohon pinus yang sejuk. Nikmat sekali kan?

Curug Muara Jaya dan Terasering Panyaweyan

2 tempat terakhir yang saya datangi hari itu di Majalengka adalah Curug Muara Jaya dan Terasering Panyaweyan. 2 tempat yang berdekatan, yaitu berlokasi di Argapura atau Apuy. Berdekatan juga dengan pintu pendakian gunung ciremai via basecamp Apuy. Karena sama-sama berada di kaki gunung ciremai, di kedua tempat ini pun sangat sejuk.

Memang ya, Majalengka adalah pilihan yang tepat untuk ngadem. Karena selain suasananya sangat sejuk juga pemandangan alam nya yang bagus-bagus. Termasuk Curug Muara Jaya ini. Alamat lengkapnya berada di Kampung Apuy, Argamukti, Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
Curug utama, lokasi paling atas
explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
Other side. Jika dari bawah ada 2 undak curug. Hanya yang bawah lebih kecil

Terdapat 2 undak Curug atau Ait Terjun di Curug Muara Jaya. Yang paling besar adalah yang paling atas. Untuk menuju lokasi curug dari pintu masuk masih harus berjalan kaki yang lumayan jauh, melewati anak tangga yang lumayan panjang. Tapi jangan khawatir, suasana yang sejuk dan pemandangan hijau kebun-kebun warga akan menemani kita berjalan kaki. Sehingga tak terasa sudah sampai lokasi.

Ada banyak fasilitas di area Curug Muara Jaya. Warung-warung, mushola bahkan aula tersedia. Disana juga ada camping ground, dengan tarif 20.000/orang. Kalau untuk tiket masuk tanpa camping yaitu 15.000/orang + parkir 3000.

Setelah puas menikmati panorama Curug Muara Jaya, saya bergeser lagi sedikit ke tempat berikutnya yaitu Panyaweyan. Sebuah tempat wisata favorit di Majalengka, yaitu terasering perkebunan yang sangat luas. Cukup berkendara 5 menit saja dari Curug Muara jaya kita sudah sampai di Terasering Panyaweyan.

Sayangnya perkebunan disana sedang tidak subur dan tidak hijau akibat kemarau. Tapi tetap indah dipandang mata meski dengan warna yang berbeda. Coklat pekat sepanjang mata memandang. Terlihat gersang, tapi disana sangat sejuk karena masih khas dengan udara pegunungan. Saking dinginnya kabut pun sudah turun, padahal baru jam 3 sore.

explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
Terasering Panyaweyan coklat akibat kemarau
explore wisata alam Cirebon, Majalengka dan Kuningan
Terasering Panyaweyan saat musim subur. Sumber foto IG @akang_endang
Terasering Panyaweyan tertutup kabut sore

Waktu terbaik mengunjungi Terasering Panyaweyan menurut orang sana adalah ketika musim hujan dengan intensitas yang sudah rendah, menjelang musim kemarau. Karena itu adalah waktu mereka bertani di kebun dan menjelang panen. Sehingga sedang hijau-hijaunya. Tanaman disana didominasi bawang daun, tomat, kol dan tanaman-tanaman yang subur di udara dingin.

Hari menjelang sore dan kabut pun sudah turun sangat pekat di sekitar terasering panyaweyan. Perjalanan hari pertama dicukupkan sampai disana. Bergegas kami kembali ke Cirebon menuju penginapan. Sekitar 2 jam perjalanan.

Ulasan perjalanan saya selanjutnya di Kuningan dan Cirebon akan di ulas di artikel berikutnya.

Budayakan komentar setelah membaca :)
Kamu Pasti Suka
SHARE
Zoetami
Sharing while doing.
Terbaru Lebih lama

Petualangan Terkait

Subscribe Artikel via Email

Posting Komentar

Iklan Tengah Post